Mengapa Indonesia

Karena peluang investasi hijau di Indonesia masih sangat besar, itu sangat tepat jika kita menginvestasikan dana kita ke Investasi Hijau Indonesia. Socentix memiliki program investasi hijau yang secara langsung didukung oleh pemerintah Indonesia.

            Indonesia telah berjanji untuk memangkas emisi sekurang-kurangnya 26 persen dari bisnis sebagai tingkat biasa pada tahun 2020 tetapi baru-baru ini terpilih kembali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga telah bersumpah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen atau lebih pada tahun 2014.

            Pada perundingan iklim global di Kopenhagen 2009, Yudhoyono mengumumkan rencana untuk mengembangkan Indonesia Hijau Reksa Dana, yang akan mengkatalisasi pembangunan infrastruktur yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produksi makanan dan air bersih dan juga membantu mengurangi emisi disalahkan atas pemanasan global.
Sovereign wealth fund di Indonesia Unit Investasi Pemerintah akan menyetor $ 100 juta ke dana dan selanjutnya $ 900.000.000 akan datang dari pemerintah asing termasuk Norwegia dan Australia, ditambah investor institusional, kata Edward Gustely, penasihat senior Departemen Keuangan.
            Pada tahun 2009 Indonesia menjadi negara pertama yang meluncurkan kerangka hukum dalam skema yang didukung PBB yang disebut Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi, memungkinkan pencemar untuk memperoleh kredit karbon yang dapat diperdagangkan dengan membayar negara-negara berkembang untuk tidak menebang pohon mereka. Dana investasi hijau Indonesia tidak akan menawarkan pinjaman atau hibah melainkan dana top-up yang diperlukan untuk proyek-proyek di mana pemberi pinjaman bank mencari penambahan modal